Rahasia dibalik Sebuah Senyuman ala Rasulullah
Ma'ruf al Ikhsan
23/03/19
Assalamu'alaikum...
Wajah merupakan sebuah cerminan yang tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceriah, penuh senyuman alami. Senyum adalah sarana paling tepat untuk memperoleh teman, dan kerjasama dengan pihak lain.Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian yang di hadiahkan seorang pria pada lawan jenisnya dan lebih menarik daripada lipstik dan bedak yang menempel di wajah seorang wanita. Senyum tidak membutuhka biaya sepeserpun, tetapi membawa dampak yang luar biasa,senyum juga tidak memerlukn waktu yang bertele-tele, namun menyisakan bekas dalam ingatan.
Wajah merupakan sebuah cerminan yang tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceriah, penuh senyuman alami. Senyum adalah sarana paling tepat untuk memperoleh teman, dan kerjasama dengan pihak lain.Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian yang di hadiahkan seorang pria pada lawan jenisnya dan lebih menarik daripada lipstik dan bedak yang menempel di wajah seorang wanita. Senyum tidak membutuhka biaya sepeserpun, tetapi membawa dampak yang luar biasa,senyum juga tidak memerlukn waktu yang bertele-tele, namun menyisakan bekas dalam ingatan.
Ketika orang itu tersenyum, sebagian dalam diri merespon untuk kita. Kita membuatnya tersenyum dengan kita tersenyum padanya menjadi rileks dan tenang. Para ilmua cina menyebut menyebut ini dengan ''seyuma sejati''. jika kita membuka lembaran kisah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam, tidak akanpernah berhenti kagum melihat kemuliaan dan kebesaran pribadi beliau.
Sarana paling besar yang dilakukan Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam, dalam dakwah dan perilaku beliau adalah gerakan yang tidak pernh membutuhkan biaya, meluncur dari bibir untuk selanjutnya masuk kerelung qalbu yang sangat dalam. Menghilangkan kesedihan, membersihkan jiwa, itulah ketulusan yang mengalir dari dua bibir yang bersih, itulah senyuman.
Diriwayatkan dari Jabir dikutip dari Kitab Sahih Bukhary da Muslim berkata: "sejak aku masuk islam Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam, tidak pernah menghindar dariku, dan beliau tidak melihatku kecuali beliau pasti tersenyum kepadaku".
Dan diriwayatkan pula dari Anas bin Malik berkata: "ketika kaum muslimin berada dalam Sholat Fajar di hari senin, sedangkan Abu Bakar menjadi imm mereka,ketika mereka di kejutkan oleh Nabi Muhammad yang membuka hijab kamar Aisyah beliau melihat kaum muslimin sedang dalam shaf sholat, kemudian beliau tersenyum kepada mereka". Sehingga tidak mengherankan beliau dapat meluluhkan hati sahabat, istri, dan setiap orang yang berjumpa dengannya. Beliau mampu menghilangkan sikap keras hati dengan senyuman, dan beliau mensunnahkan umatnya agar menghiasi diri dengan akhlak mulia ini.Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.
"Senyummu pada saudaramu adalah sedekah" (H.R. Tirmidzi)
Seringkali kita memganggap senyuman adalah hal yang sepele, tapi jangan salah, sesepele apapun perbuatan itu bisa saja di situlah letak keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kepada kita.
Rasulullah bersabda:
لَا تَعْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْأً وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
"Jangan engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri". (H.R. Muslim)
Siapa saja yang ingin mengikuti Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam, maka ikutilah pula bagaimana Rasulullah dalam beramah tamah dan mudah menebar senyuman. Beliau bukanlah pribadi yang bermuka sangar dan rona wajah yang ceberut. Tapi beliau adalah seseorang yang senantiasa tersenyum, bahkan pada orang yang menyakiti beliau. Walaupun demikian, beliau adalah seorang yang tegas dalam masalah kebenaran. Siapa yang mengaku dirinya muslim, maka hanya Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam sebagai teladan yang utama.
By Admin:Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk kebaikan serta kemajuan dan intropeksi diri
Jazakallahu khairan sudah berkunjung disini...


Comments
Post a Comment